Optimalisasi Lahan Sela, Polsek Rejoso Dorong Ketahanan Pangan di Desa Talang

NGANJUK, PortalNusantaraNews.co.id Sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional, Polres Nganjuk melalui Polsek Rejoso menginisiasi kegiatan pemanfaatan lahan pekarangan dan lahan sela di antara tanaman utama. Salah satunya dilakukan dengan pengecekan pertumbuhan tanaman cabai oleh Bhabinkamtibmas BRIPKA Musarodji di Desa Talang, Rabu (28/5/2025).

 

Baca Juga: Dua Wanita Spesialis Pencurian Toko Emas Ditangkap di NTB Usai Beraksi di Pamekasan

Pemanfaatan lahan sela ini menjadi upaya strategis dalam menjaga ketersediaan bahan pangan dengan mengoptimalkan ruang-ruang kosong di sekitar lahan pertanian utama maupun pekarangan rumah.

 

Kapolres Nganjuk AKBP Henri Noveri Santoso, S.H., S.I.K., M.M. menyampaikan bahwa ketahanan pangan dapat dimulai dari skala kecil dengan memanfaatkan lahan yang ada. 

 

“Pemanfaatan lahan sela dan pekarangan adalah langkah nyata untuk mendukung kemandirian pangan masyarakat dari sumber daya lokal,” tegasnya.

 

Melalui kegiatan ini, masyarakat diajak untuk menanam tanaman konsumsi seperti cabai di antara lahan utama yang ditanami tanaman pokok, sehingga menghasilkan nilai tambah tanpa memerlukan lahan baru.

Baca Juga: Pengedar Sabu Hangtuah Dibekuk Polrestabes Surabaya, Polisi Sita 42,9 Gram Sabu

 

Di lokasi kegiatan, BRIPKA Musarodji bersama Ps. Kanit Binmas Polsek Rejoso mendampingi warga Desa Talang dalam memantau tanaman cabai yang tumbuh subur di sela-sela tanaman utama. Hal ini menjadi contoh efektif pengelolaan lahan secara terpadu.

 

Kapolsek Rejoso AKP Totok Harianto menjelaskan bahwa kegiatan ini sekaligus sebagai edukasi bagi masyarakat agar lahan sempit atau sela tidak terbuang percuma. 

Baca Juga: Diduga Kuasai Tanah Percaton dan Bangun Toko Sembako Bertahun-tahun, Warga Desa Tambegan Disebut Merasa Kebal Hukum

 

“Kami ingin warga semakin sadar bahwa ruang sempit sekalipun bisa dimanfaatkan untuk menghasilkan bahan pangan,” ujarnya.

 

Polsek Rejoso berharap semangat ini dapat ditiru oleh desa-desa lainnya di Kabupaten Nganjuk sebagai langkah konkret membangun ketahanan pangan yang berkelanjutan.

Editor : Redaksi

Berita Terbaru