Antisipasi Uang Palsu, Polres Kediri Cek Jasa Penukaran Uang di Kawasan Pare

KEDIRI,, PortalNusantaraNews.co.id Aktivitas jasa penukaran uang mulai ramai bermunculan di sejumlah titik di Kabupaten Kediri menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Kondisi ini mendorong jajaran Polres Kediri turun langsung memberikan imbauan kepada para penyedia jasa penukaran uang.

Baca Juga: Seorang Pemuda Diduga  Tersangka Okerbaya, Bebas di Polsek Pakis, Uang Rp15 Juta Jadi Sorotan

Kegiatan tersebut dilakukan di sepanjang Jalan Puncak Jaya dan Jalan PB Sudirman, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, Selasa (10/3/2026).

Tampak anggota Satbinmas Polres Kediri mendatangi sejumlah jasa penukaran uang untuk memberikan imbauan terkait keamanan dan kewaspadaan dalam bertransaksi.

Kapolres Kediri AKBP Bramastyo Priaji, S.H., S.I.K., M.Si. melalui Kasat Binmas Polres Kediri AKP Barkah Ramsul, S.H., mengatakan kegiatan ini dilakukan sebagai langkah preventif untuk mencegah potensi gangguan keamanan, termasuk peredaran uang palsu maupun tindak penipuan yang kerap terjadi menjelang Lebaran

Baca Juga: Buntut Tudingan Narkoba: Ulama Dan Pesantren Madura, Ketum AMI dan Gus Ghoiron Siap Pimpin Aksi Massa

Menurut Beliau, meningkatnya kebutuhan uang pecahan kecil saat Ramadan hingga menjelang Idul Fitri sering dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk melakukan berbagai modus kejahatan.

“Menjelang Lebaran biasanya permintaan penukaran uang meningkat. Karena itu kami mengingatkan para penyedia jasa penukaran uang agar lebih berhati-hati saat menerima atau menukarkan uang dari masyarakat,” ujar AKP Barkah.

Selain itu, petugas juga mengimbau agar para penyedia jasa penukaran uang tidak melakukan praktik yang melanggar aturan serta tetap menjaga ketertiban di lokasi berjualan agar tidak mengganggu arus lalu lintas.

Baca Juga: AMI Desak Klarifikasi Aboe Bakar Politisi Partai PKS : Jangan Sudutkan Ulama dan Pesantren Madura Tanpa Data !!

Polres Kediri juga mengingatkan masyarakat untuk melakukan penukaran uang di tempat yang terpercaya dan tetap teliti saat menerima uang, guna menghindari kemungkinan menerima uang palsu.

Editor : Redaksi

Berita Terbaru