Viral! Video Dua Anggota DPRD Bangkalan dari Fraksi Gerindra Diduga Pesta Miras di Diskotik

BANGKALAN, PortalNusantaraNews.co.id  Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya sebuah video singkat yang merekam aktivitas dua oknum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bangkalan. Kedua wakil rakyat tersebut diduga tengah asyik berpesta minuman keras (miras) di sebuah discotik.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kedua orang dalam video tersebut merupakan kader dari Partai Gerindra, yakni R I dan A P W. Keduanya saat ini tercatat sebagai anggota aktif yang duduk di Komisi 3 DPRD Bangkalan.

Baca Juga: Kapolsek Kwanyar Menggelar Doa Bersama Muspika, Tokoh Ulama, Para Pemuda Kwanyar

Terekam di Tengah Hiruk Pikuk Kelab Malam
Dalam potongan video yang viral tersebut, tampak suasana kelab malam yang remang-remang dengan iringan musik keras. R dan A terlihat berada dalam satu meja, menikmati suasana yang diduga kuat sebagai aktivitas mengonsumsi minuman beralkohol bersama rekan-rekannya.

Video ini pun memicu reaksi keras dari netizen dan masyarakat setempat. Banyak yang menyayangkan perilaku tersebut karena dianggap tidak mencerminkan etika sebagai pejabat publik yang seharusnya memberikan teladan bagi masyarakat, terutama bagi warga Bangkalan yang dikenal dengan nilai-nilai religiusnya.

Baca Juga: LSM Bhaskara Indonesia Maju (LBIM) Jawa Timur Melakukan  Audiensi di Kantor Bupati Bangkalan 

Sorotan pada Komisi 3 dan Fraksi Gerindra
Sebagai anggota Komisi 3, R I dan A P W memiliki tanggung jawab besar dalam pengawasan pembangunan dan infrastruktur di Bangkalan.

Namun, munculnya video "mabuk bareng" ini justru memberikan citra negatif terhadap institusi legislatif tempat mereka bernaung.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Badan Kehormatan (BK) DPRD Bangkalan maupun pengurus DPC Partai Gerindra Bangkalan terkait tindakan yang akan diambil terhadap kedua kadernya tersebut.

Baca Juga: Jagal RPH Pegirian Tolak Relokasi ke Tambak Oso Wilangon, Rencana Mogok Kerja Januari 2026

Masyarakat kini menunggu klarifikasi resmi dari pihak terkait mengenai kebenaran video tersebut dan apakah akan ada sanksi etik yang diberikan kepada kedua legislator muda tersebut.(Team/Red)

Editor : Redaksi

Berita Terbaru