Mantan Napi Rutan Gresik Nasiruddin Laporkan Penyiksaan ke Ke Dirjen Imepas JATIM Tapi Tak Ada Tindak Lanjut

SIDOARJO, PortalNusantaraNews.co.id  Sidoarjo Jawa Timur. Rofii Ibnu Marzuki SH kuasa hukum mantan narapidana Lapas llB Gresik Nasiruddin mengatakan pihaknya sejak awal sudah melaporkan tindakan penyiksaan di Lapas Kelas IIB Gresik ke Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkuham). Namun tidak ada tindak lanjut atas laporan tersebut.

 

Baca Juga: DirJen PAS Kementerian Hukum dan HAM, Drs. Mashudi, ajak Seluruh Jajaran "Berikrar" di Gedung Wascock, Jakarta

Kondisi itu menurut nya membuat para eks napi kemudian melapor ke Perwakilan Ombudsman Republik Indonesia Daerah Jawa Timur. sesuai konstitusi. 


"Kami berterima kasih kepada wartawan, ini bisa terekspos. Sejak September (2023) kami sudah berupaya mengadukan tindakan penyiksaan ini ke Divisi Pemasyarakatan Kemenkumham secara tertutup. Kami punya bukti laporan jika nanti ada bantahan," katanya saat  dikonfirmasi oleh wartawan, Sabtu (29/11/2025)


Nasiruddin mengatakan laporan pertama soal kekerasan dan penyiksaan di Lapas Rutan kelas llB Gresik  Narkotika dilakukan pada(November 24) Laporan diterima staf administrasi bagian humas Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dan dinyatakan sudah didisposisikan ke Kanwil Kemenkumham Jawa Timur.


 

Karena tidak ada tindak lanjut, laporan Akan kembali dilayangkan melakan Aksi demontrasi 

Baca Juga: PUNGLI: "Lapas Blitar Meledak "Napi Korupsi Diperas Hingga Rp100 Juta AMI Kalapas Tak Bisa Cuci Tangan

 

"Selanjut nya kami akan laporan ke Komnas HAM serta Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) karena sampai saat ini tidak ada kejelasanya pelaporan kami mendapatkan beberapa tekanan," ujarnya


Saat dikonfirmasi soal laporan awal ke pihaknya, Kakanwil Kemenkumham Humas tidak ada jawapan sampai saat ini   

Baca Juga: Pengakuan Mengejutkan di Sidang: Kadisdik Jatim Tegaskan Tak Merasa Diperas


Nasiruddin menemukan petugas Humas yang melakukan tindakan penegakan tidak disiplin secara berlebihan. 

 

Nasiruddin tegaskan satu-dua hari untuk menyelidiki kasus ini biar semua terang dan jelas. Saya janji kami akan lakukan tindakan tegas terhadap jajaran yang menyimpang dan tidak sesuai SOP," tegasnya.

Editor : Redaksi

Berita Terbaru