E-Warung di kalipang Diduga Salahgunakan Wewenang, ATM PKH Dibawa dan Dipotong Rp15 Ribu per Anggota

REMBANG, PortalNusantaraNews.co.id Polemik mencuat di Desa Kalipang, Kecamatan Sarang, Kabupaten Rembang, terkait dugaan penyalahgunaan wewenang oleh Ketua E-Warung setempat yang berinisial( L) Pasalnya, (L)diduga membawa dan menyimpan kartu ATM milik para penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

 

Baca Juga: Wakapolsek Lowokwaru Santuni 25 Anak Yatim di Tunjungsekar, Wujud Nyata “Polri untuk Masyarakat”

Menurut keterangan salah satu anggota penerima manfaat yang enggan disebutkan namanya, selain membawa ATM para anggota, E-Warung tersebut juga melakukan potongan uang sebesar Rp15 ribu setiap kali anggota hendak mencairkan bantuan mereka.

 

"Kami sebagai penerima bantuan berharap ATM itu dikembalikan kepada masing-masing pemilik, supaya kami bisa mengambil bantuan sendiri tanpa harus dipotong-potong lagi," ungkap salah satu anggota di desa kalipang dengan nada kecewa.

Baca Juga: Pemerintah Putuskan MBG Dihentikan: "Surat Edaran Nomor 12 Tahun 2026: Tentang Penyesuian SPPG Saat Hari Libur"

 

Warga menilai, tindakan tersebut merupakan bentuk penyalahgunaan wewenang yang merugikan masyarakat kecil penerima bantuan. Mereka berharap pihak terkait, baik pemerintah desa maupun instansi berwenang, segera turun tangan menyelesaikan persoalan ini agar bantuan sosial bisa tersalurkan dengan transparan dan tepat sasaran.

Baca Juga: Masyarakat Dapat Menghubungi Call Center Polri 110 yang Aktif 24 Jam dan Dapat Diakses Secara Gratis.

 

Hingga berita ini diturunkan, pihak Ketua E-Warung maupun pemerintah desa setempat belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan tersebut.

Editor : Redaksi

Berita Terbaru