Ananda Zahra: Diduga Korban Mal Praktik Perawat dan Sang Dokter di Puskesmas Cilodong   

portalnusantaranews.co.id

DEPOK-CILODONG PortalNusantaraNews.co.id  Zahra Nabil Bahiyra (11) warga Rumah Barokah Residence 8 Blok A no.6 Kel. Kalibaru Kec. Cilodong Depok, berawal dari rasa gatal pada paha sebelah kiri, dan dibawa ke puskesmas Cilodong yang beralamat Perum GDC JL. Boulevard Grand Depok City Jatimuya Kec.Cilodong kota Depok Jawa Barat, oleh sang ibu awal bulan Agustus 2025.

Baca juga: Polres Probolinggo Kota Cegah Bullying, Beri Edukasi Pelajar di Sejumlah Sekolah

Namun tidak kunjung sembuh sampai terlihat luka seperti kelokan cacing. Sudah 3kali berobat ke puskesmas dengan diberikan obat obatan seperti obat gatal, obat cacing tapi tak kunjung ada perubahan, malah semakin menjadi, hasil diagnosa dokter UI kalau Zahra kena cacing kulit,dan  dari pihak puskesmas melakukan penyemprotan cairan ke luka tersebut, saat dilakukan penyemprotan (Sejenis etil clorida), ucap ibu Zahra, saat itu pula  Zahra merasakan sakit perih seperti terbakar.

Tanggal 28/08/25 kembali ke puskemas lagi, saat itu didampingi oleh kakak, bertemu dengan dokter UI, "kakak Zahra menyampaikan semua keluhannya kepada dokter UI berdinas di puskesmas Cilodong  ", Dok...apakah ada opsi lain selain, penyemprotan..?tanya sang kakak kepada dokter. 

Tidak ada opsi lain kak, jawab dokter UI Kalau yg nyemprot itu petugas puskesmas (perawat) saya juga lupa sampai skrng nanya petugas nya namanya siapa tapi kl dokter nya itu dokter UI, sampai sekarang masih aktif mas, ujar ibu Zahra.

Baca juga: Polri Perihatin Tragedi NTT, Wakapolri Perintahkan Jajaran Turun Langsung Kawal Program Apbn 2026 agar Tepat Sasaran

Cairan apa yang disemprotkan kepada Nanda Zahra "Sejenis etil clorida mas, ujar sang ibu jelaskan kepada awak media.

Dan saat ini yang dialami Zahrah tumbuh daging di bekas luka nya, harapan keluarga kami dokter harus bertanggung jawab atas dugaan mal praktik yang  terjadi kepada anak kami, tegas ibu Zahra. Seakan akan anak kami dijadikan tikus percobaan sejak tahun 2025 hingga saat ini 2026 tak kunjung sembuh malah membuat trauma mendalam kepada anak kami.

Hal ini ketidak profesionalan seorang dokter UI dalam menangani pasien nya.

Baca juga: Pemuda Korban Hanyut Banjir di Sungai Kawasan Bawah Jembatan Kuala Simpang, Aceh Tamiang

#puskesmas Cilodong#dinas kesehatan depok##dokterpuskesmas depok

bersambung......

Editor : Redaksi

Peristiwa
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru