SURABAYA, PT Terminal Teluk Lamong (TTL) terus mengembangkan inovasi untuk meningkatkan kepastian dan efisiensi pelayanan kapal. Pembenahan operasional tersebut menjadi bagian dari transformasi perusahaan selama lima tahun pascamerger Pelindo.
Sejumlah langkah yang diterapkan meliputi Berthing Priority dan Berthing Window untuk mendukung kepastian pelayanan kapal, serta EAZI (Express Anchorage Zone Service) untuk mempercepat pergantian kapal.
TTL juga mengembangkan Terminal Booking System (TBS) dan memperkuat integrasi operasional tiga terminal, yakni TPK Teluk Lamong, TPK Nilam, dan TPK Berlian.
Sekretaris Perusahaan dan Hukum TTL, Syaiful Anam, mengatakan inovasi harus berdampak langsung terhadap kualitas layanan.
“Bagi kami, inovasi bukan sekadar menghadirkan teknologi baru, tetapi bagaimana perubahan yang dilakukan benar-benar memberikan manfaat bagi pengguna jasa,” ungkap Anam dari keterangan resminya, Sabtu (10/10/2026).
Upaya tersebut mendapat apresiasi melalui penghargaan Sustainable Port Innovation of the Year dalam Indonesia Logistics Awards 2026. TTL juga meraih penghargaan AHI 2026 kategori Media Internal, subkategori Video Profile.
TTL berkomitmen melanjutkan pengembangan layanan untuk mendukung kelancaran arus logistik dan meningkatkan daya saing kepelabuhanan nasional.(Red)
Editor : Redaksi