BANGIL PASURUAN PortalNusantaraNews.co.id Komitmen untuk mempercepat ketersediaan infrastruktur digital di Kabupaten Pasuruan terus ditunjukkan oleh PT Pratama Hasta Utama Solusindo. Hingga Selasa malam (10/03/2026), tim teknis terpantau masih melakukan pengerjaan penarikan kabel Fiber Optik (FO) di kawasan strategis Raci, Kecamatan Bangil.
Langkah percepatan ini diambil untuk memastikan jalur baru yang menghubungkan area Raci menuju arah RSUD Bangil segera beroperasi. Pengerjaan di malam hari ini dilakukan guna meminimalisir gangguan arus lalu lintas di jalur utama yang merupakan urat nadi transportasi di wilayah Pasuruan.
Baca Juga: SKANDAL '86' Warga Tretes: "Tiga Tersangka Dugaan Dilepas Subdit I Unit 3, Ratusan Juta Bebas.
Merujuk pada Surat Tugas Nomor: 001/PATAS/III/2026, proyek yang dipimpin oleh Cipto Hadi selaku Ketua Tim ini melibatkan personel ahli untuk memastikan instalasi sesuai dengan standar teknis. Meski dikerjakan saat kondisi minim cahaya, tim tetap mengedepankan Standar Operasional Prosedur (SOP) perusahaan demi keamanan pekerja dan kualitas jaringan.

Penarikan jalur baru ini merupakan langkah strategis mengingat kebutuhan akan konektivitas internet yang stabil di wilayah Raci semakin meningkat, baik untuk sektor publik, perkantoran, maupun pemukiman warga.
Baca Juga: Sebuah Rumah di Desa Rek Kerrek Menjadi Tempat Pembuatan Mercon-Balon Udara, Tertangkap 1 dan 4 DPO
Kehadiran petugas di lapangan hingga pukul 21.29 WIB menunjukkan dedikasi dalam menyelesaikan target "Tarikan Jalur Baru" sesuai dengan mandat Direktur Utama, Agus Hariadi. Selain melakukan penarikan kabel, tim juga melakukan penataan kabel udara agar tetap rapi dan tidak mengganggu estetika kawasan.
Warga setempat menyambut baik pengerjaan ini. "Dengan adanya jalur fiber optik baru, kami berharap gangguan sinyal atau internet lemot di wilayah ini bisa teratasi," ujar salah seorang warga yang melintas di lokasi.
Baca Juga: Sobat Polri, Perjalanan Mudik Aman dan Nyaman Bertemu Keluaga
Pihak PT Pratama Hasta Utama Solusindo memastikan bahwa setiap tahapan pengerjaan akan dilaporkan secara tertulis sebagai bentuk akuntabilitas proyek. Diharapkan, dalam waktu dekat masyarakat sudah dapat menikmati peningkatan kualitas layanan data dari hasil pembangunan infrastruktur ini.

Editor : Redaksi