Diduga Petani Desa Plampaan Terancam Gagal Tanam dan Gagal Panen, Petani Mengalami Kelangkaan Pupuk Bersubsidi.

SAMPANG, PortalNusantaraNews.co.id  Sabtu, 06/12/2025 sekira 17:46 WIB awakmedia mendapkan informasi dari seorang petani yang berinisial SD warga dusun amparah desa Plampaan Kecamatan Camplong kabupaten Sampang.


Mengingat intrusi Presiden H. Prabowo Subianto untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat petani.

Baca Juga: Tersangka Dipukuli dan Dikuras Habis Uang 130 Juta: "AMI Desak Kapolda Copot Oknum Penyidik II Satresnarkoba Sidoarjo

Namun saat ini dinilai para petani belum sepenuhnya merasakan kesejahteraan yang di harapkan.

Justru kelangkaan pupuk yang terjadi menjelang musim tanam sehingga memicu keluhan serius dari para petani setempat.

Dalam dua pekan terakhir, sejumlah petani mengngkapakan bahwa mereka kesulitan memperoleh pupuk bersubsidi.

Ditambah lagi menurut  informasi dari narasumber terpercaya yang enggan disebutkan namanya, "menuturkan bahwa sebagian petani harus menunda pengolahan lahannya. Karena ketersediaan pupuk yang terbatas, dalam kondisi ini dikhawatirkan berdampak gagal panen pak, ujarnya.

Minggu, 30/11/2025 sekira 14:11Wib awakmedia menemui salah satu petani warga stempat berinisial SD menjelaskan bahwa, "sejak berapa tahun terakhir ini, proses  pembelian pupuk di nilai tidak berjalan lancar pak, ucapnya.

Baca Juga: Jaga Kondusifitas Malam Hari,Polres Kediri kota Gelar Patroli Skala Besar Jelang Sahur Ramadhan 1447 H

"Meskipun kami para petani harus melontarkan data RDKK, para petani masih mengalami hambatan dalam mendapatkan pupuk, ujar SD".

Dalam hal ini SD menyebut para petani bingung dengan mengenai kepastian jadwal penyaluran pupuk.

Menurut sejumlah beberapa petani di desa plampaan, menyampaikan kepada awakmedia mengalami  kelangkaan pupuk bersubsidi.

Diduga distributor pupuk bersubsidi tidak merata, tidak terarah bahkan memicu kecurigaan dari beberapa petani, pupuk bersubsidi dijadikan bisnis untuk memperkaya diri para oknum yang tidak bertanggung jawab.

Baca Juga: Polres Tulungagung Berbagi Takjil Tebar Kebaikan di Bulan Ramadhan

Dengan adanya kelangkaan pupuk di desa Plampaan kecamatan Camplong para petani setempat berharap pemerintah turun langsung mengecek kondisi di lapangan, ujar salah satu petani yang tengah menggarap Dinas Pertanian kabupaten Sampang.

Dan mereka juga meminta Pemerintah Daerah meningkatkan pengawasan untuk mencegah potensi penyimpangan dalam proses distribusi pupuk di desa plampaan khususnya dan di desa lain. Serta mendesak agar segera melakukan sidak dan menindak lanjuti atas keluhan masyarakat terkait kelangkaan pupuk.

Sesuai dengan amanah bapak Presiden H.Prabowo Subianto "Janganlah meruncing kebawah namun tumpul keatas" dalam Penindakan tegas bagi oknum yang bermain main dengan hak hak masyarakat kecil (petani dan orang miskin). Dan bersihkan berantas koruptor ketek ketek sampah masyarakat dari negeri kita, kutipan ucap beliau.

Editor : Redaksi

Berita Terbaru