Polres Madiun Kota Salurkan 4 Ton Beras SPHP untuk 4 Desa

KOTA MADIUN, PortalNusantaraNews.co.id Polres Madiun Kota Polda Jatim bersama Bulog kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap kebutuhan pangan masyarakat. 

 

Baca Juga: Gempar..!! Diduga Ulah Oknum DPRD Kabupaten Probolinggo Kades Resah: 20% Hingga 30% Pangkas Bantuan Pembangunan Desa

Melalui program Gerakan Pangan Murah (GPM) sebanyak 4 ton beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) didistribusikan di wilayah Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun, Rabu–Kamis (17–18/9/2025) kemarin.

 

Kali ini Kapolsek Jiwan beserta jajaran Binmas dan seluruh Bhabinkamtibmas turun langsung mendampingi distribusi beras murah tersebut. 

 

Adapun teknis pendistribusian dilakukan menggunakan mobil dinas back bone dengan harga terjangkau, yakni Rp57.500 per bungkus berisi 5 kilogram.

 

Beras SPHP disalurkan untuk warga Desa Bedoho, Desa Bukur, Desa Wayut dan Desa Bibrik. 

Dalam Dua hari, total 800 bungkus atau 4 ton beras berhasil disalurkan kepada warga.

 

Baca Juga: Tersangka Dipukuli dan Dikuras Habis Uang 130 Juta: "AMI Desak Kapolda Copot Oknum Penyidik II Satresnarkoba Sidoarjo

Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan disambut antusias masyarakat. 

 

Bahkan sejak 11 Agustus hingga 18 September 2025, Polsek Jiwan tercatat telah menyalurkan total 19 ton beras SPHP dari Bulog. 

 

Angka tersebut menunjukkan konsistensi Polres Madiun Kota dalam mendukung stabilisasi pangan dan menjaga daya beli masyarakat.

 

Baca Juga: Jaga Kondusifitas Malam Hari,Polres Kediri kota Gelar Patroli Skala Besar Jelang Sahur Ramadhan 1447 H

Kapolres Madiun Kota AKBP Wiwin Junianto Supriyadi, S.I.K menegaskan, program ini merupakan bentuk nyata sinergi Polri dengan Bulog dan pemerintah dalam menghadapi dinamika harga pangan. 

 

“Distribusi beras SPHP ini adalah bagian dari upaya kami membantu warga, memastikan pasokan pangan terjangkau, serta menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum Madiun Kota,” ujar Kapolres Madiun Kota.

 

Dengan adanya program Gerakan Pangan Murah ini, diharapkan masyarakat tetap bisa memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari tanpa terbebani kenaikan harga, sekaligus menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif.

Editor : Redaksi

Berita Terbaru