Polres Madiun Kota Salurkan 4 Ton Beras SPHP untuk 4 Desa

KOTA MADIUN, PortalNusantaraNews.co.id Polres Madiun Kota Polda Jatim bersama Bulog kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap kebutuhan pangan masyarakat. 

 

Baca Juga: Tiga Pria Terciduk dan di Bebaskan Oleh Oknum Polisi  Ditnarkoba Polda Jatim, Diduga Telah Menerima Ratusan juta Rupiah

Melalui program Gerakan Pangan Murah (GPM) sebanyak 4 ton beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) didistribusikan di wilayah Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun, Rabu–Kamis (17–18/9/2025) kemarin.

 

Kali ini Kapolsek Jiwan beserta jajaran Binmas dan seluruh Bhabinkamtibmas turun langsung mendampingi distribusi beras murah tersebut. 

 

Adapun teknis pendistribusian dilakukan menggunakan mobil dinas back bone dengan harga terjangkau, yakni Rp57.500 per bungkus berisi 5 kilogram.

 

Beras SPHP disalurkan untuk warga Desa Bedoho, Desa Bukur, Desa Wayut dan Desa Bibrik. 

Dalam Dua hari, total 800 bungkus atau 4 ton beras berhasil disalurkan kepada warga.

 

Baca Juga: Empat Bulan Saja, Satresnarkoba Polrestabes Surabaya Bekuk 206 Orang dengan 149 Kasus

Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan disambut antusias masyarakat. 

 

Bahkan sejak 11 Agustus hingga 18 September 2025, Polsek Jiwan tercatat telah menyalurkan total 19 ton beras SPHP dari Bulog. 

 

Angka tersebut menunjukkan konsistensi Polres Madiun Kota dalam mendukung stabilisasi pangan dan menjaga daya beli masyarakat.

 

Baca Juga: Ratusan Polisi di Nganjuk Amankan Jalur Massa IKSPI Kera Sakti

Kapolres Madiun Kota AKBP Wiwin Junianto Supriyadi, S.I.K menegaskan, program ini merupakan bentuk nyata sinergi Polri dengan Bulog dan pemerintah dalam menghadapi dinamika harga pangan. 

 

“Distribusi beras SPHP ini adalah bagian dari upaya kami membantu warga, memastikan pasokan pangan terjangkau, serta menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum Madiun Kota,” ujar Kapolres Madiun Kota.

 

Dengan adanya program Gerakan Pangan Murah ini, diharapkan masyarakat tetap bisa memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari tanpa terbebani kenaikan harga, sekaligus menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif.

Editor : Redaksi

Berita Terbaru