BANGKALAN, PortalNusantaraNews.co.id Suasana hangat dan penuh kekeluargaan menyelimuti Dusun Prombasan, Desa Petapan, Kecamatan Labang, Kabupaten Bangkalan pada Sabtu (3/1/2026). Keluarga besar Bapak Yusni Salam dan Ibu Siti Amina menggelar tasyukuran Tingkeban (tujuh bulanan) untuk putri mereka, Nabila Febriana Nurhasan, dan suaminya, Ahmad Safaat.
Acara ini merupakan bentuk rasa syukur atas kesehatan janin yang kini telah memasuki usia tujuh bulan, sekaligus doa bersama demi keselamatan ibu dan calon bayi hingga persalinan nanti.
Baca juga: Pimpinan Media Siber PNN.co.id Membantah Keras Apa yang Ditudingkan oleh Oknum DPRD Pamekasan
Rangkaian acara dimulai sejak pukul 13.00 WIB. Ketegangan yang dinanti berubah menjadi kemeriahan saat iring-iringan keluarga besar Nabila Febriana Nurhasan tiba dari Surabaya. Tak kurang dari 200 orang rombongan hadir dan disambut langsung oleh tuan rumah,Bapak Sadi, Bapak Yusni Salam beserta istri.
Turut hadir mendampingi dalam penyambutan tersebut jajaran keluarga besar, di antaranya:
Ibu Maimun dan Bapak Sadi selaku saudaranya ibu Siti Amina,Fathur Rosi beserta istri, Akrom beserta istri
Ibu Ropa, serta putra dan putri keluarga besar lainnya.
Memasuki pukul 15.00 WIB, prosesi adat dimulai dengan upacara mandian atau siraman. Suasana haru menyeruak saat Nabila dimandikan pertama kali oleh kedua orang tuanya, Yusni Salam dan Siti Amina.
Baca juga: Kapolri Perintahkan Divpropam, Tes Urine Serentak Seluruh Personel Polri menjaga Integritas
Prosesi kemudian dilanjutkan oleh anggota keluarga inti lainnya, serta dilakukan secara bergantian oleh perwakilan keluarga dari pihak Nabila. Tradisi ini dipercaya sebagai simbol pembersihan lahir dan batin bagi calon ibu sebelum menghadapi proses persalinan.
Puncak acara religi dilaksanakan selepas waktu Maghrib, pukul 18.00 WIB. Acara tasyukuran diisi dengan pembacaan surat-surat pilihan seperti Surah Yusuf, Surah Maryam, dan Surah Luqman. Harapannya, janin yang telah memiliki hati, mata, dan telinga yang sempurna ini kelak menjadi anak yang saleh/salehah dan berbakti.
Doa bersama ini dipimpin langsung oleh Ustadz H. Doel dan dihadiri oleh tokoh agama serta masyarakat setempat. Kehadiran putra almarhum tokoh agama yang akrab disapa Gus Memet menambah kekhidmatan acara di malam tersebut.
Baca juga: Polri PTDH Eks Kapolres Bima Kota Usai Terbukti Terlibat Narkoba dan Perilaku Tercela
"Tingkeban ini adalah wujud syukur kami kepada Allah SWT atas karunia kehamilan ini. Kami memohon doa agar ibu dan janin senantiasa diberi kesehatan dan keselamatan," ujar perwakilan keluarga.
Acara yang berlangsung di kediaman Ibu Maimun dan Bapak Sadi ini berjalan lancar dengan semangat gotong royong dan kekeluargaan yang kental, ciri khas masyarakat Madura dalam menjaga tradisi leluhur dan nilai-nilai agama.
Editor : Redaksi