SURABAYA, PortalNusantaraNews.co.id Diduga dengan ditemukan kejanggalan dalam proses pembayaran tiket angkutan umum Trans Jatim koridor V (Surabaya-Bangkalan) Cakra Ningrat di Surabaya. Seorang penumpang mendapati bahwa tiket yang diterimanya ditulis tangan secara manual, bukan dicetak sebagaimana mestinya.03/10/2025 sekira pukul 19.06 wib Jum'at.
Baca juga: Menantang Nyali Polisi: Buronan Narkoba Pemilik Brankas Sabu Belum Tersentuh Hukum
Ketika dikonfirmasi mengenai alasan penggunaan tiket manual, kondektur yang bertugas pada saat itu.
"Maklum dipake seharian tiada henti," ujar FI
Bahwasanya itu mengisyaratkan adanya masalah pada mesin pencetak tiket atau kondisi operasional bus yang padat.
Kejadian ini terjadi pada bus Trans Jatim Cakra Ningrat dengan nomor lambung MGL-5-11. Diperkirakan ada sekitar 15 orang penumpang yang menerima tiket manual serupa pada waktu tersebut.
Praktik penggunaan tiket manual ini menimbulkan kekhawatiran dan dugaan kuat bahwa pembayaran tiket dari penumpang tidak disetorkan secara penuh atau sesuai prosedur yang berlaku kepada pihak manajemen.
Penumpang yang melapor khawatir bahwa praktik seperti ini, jika dibiarkan, dapat menjadi cikal bakal masalah yang lebih besar, bahkan berpotensi mengarah pada kerugian negara atau tindakan korupsi dalam skala kecil yang dapat "menjamur serta menjalar".
Baca juga: DPO Narkoba Diduga Masih Berkeliaran di Sampang, Polisi Minta Warga Lapor dan Jamin Kerahasiaan
Sehubungan dengan temuan ini, masyarakat meminta kepada pihak-pihak terkait, khususnya manajemen Trans Jatim dan instansi pengawas transportasi, untuk segera memantau dan menindaklanjuti kasus ini.
Tindakan cepat diharapkan dapat mencegah terulangnya praktik yang merugikan dan memastikan transparansi serta akuntabilitas dalam pengelolaan pendapatan operasional angkutan umum Trans Jatim.
Editor : Redaksi