Kolaborasi Polres Kediri Kota Bersama TNI dan Pemkab Tangani Banjir di Desa Tiron

portalnusantaranews.co.id

Kolaborasi Polres Kediri Kota Bersama TNI dan Pemkab Tangani Banjir di Desa Tiron

KOTA KEDIRI PortalNusantaraNews.co.id Gerak cepat Polres Kediri Kota Polda Jatim bersama Pemerintah Kabupaten Kediri menanggulangi bencana banjir bandang di Desa Tiron, Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri.

Baca juga: Peduli Korban Bencana Sumatera IARMI dan Menwa, Lakukan Baksos dan Salurkan Bantuan ke Sumut dan Aceh

Personel Polres Kediri Kota Polda Jatim bersama TNI dan BPBD Kabupaten Kediri mengevakuasi warga ke tempat yang aman.

Pasca banjir sejumlah anggota Polres Kediri Kota Polda Jatim bersama TNI dan BPBD serta warga masyarakat membersihkan material yang terbawa arus banjir.

Kapolres Kediri Kota AKBP Bramastyo Priaji, mengatakan pihaknya telah menerjunkan sejumlah personel selain membantu masyarakat terdampak, juga mendirikan dapur umum.

"Polres Kediri Kota berkoordinasi dengan Dinsos Kabupaten Kediri mendirikan dapur umum pasca kejadian banjir untuk memberikan bantuan sosial kepada warga terdampak," kata AKBP Bramastyo, Selasa (24/12).

Baca juga: Diduga Keterlibatan Oknum Perangkat Desa Tlagah Sampang  "Penjambretan Berujung Maut"

Ia menghimbau kepada masyarakat, menghadapi cuaca yang tidak menentu ini agar meningkatkan kewaspadaan.

Dihimbau juga kepada masyarakat untuk tidak panik dan selalu cek kebenaran setiap menerima informasi tentang kondisi cuaca.

"Jangan mudah termakan berita hoak yang belum tentu kebenarannya, dan pastikan informasi tentang cuaca didapatkan dari infirmasi resmi BMKG," ujar AKBP Bramastyo.

Baca juga: Polisi Amankan Tersangka Komplotan Jambret Perhiasan Emak-emak

Diberitakan sebelumnya bahwa telah terjadi banjir di Desa Tiron, Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri pada Minggu (22/12) malam sekitar pukul 18.30 WIB.

Hal tersebut lantaran hujan dengan kapasitas deras menguyur wilayah Kecamatan Banyakan selama 3 jam.

PNN77

Editor : Redaksi

Peristiwa
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru