Lelah Terbayar Kuliner Khas, Tokoh Spiritual Nusantara Gelar Safari Budaya di Jawa Tengah

portalnusantaranews.co.id

SEMARANG, PortalNusantaraNews.co.id Gerakan Moral Rekonsiliasi Indonesia (GMRI) baru saja menyelesaikan rangkaian safari budaya dan spiritual keliling Jawa Tengah pada 11–13 Agustus 2026. Perjalanan maraton ini menyisir wilayah Kudus, Solo, Demak, Kadilangu, Purwodadi, hingga Semarang, sebelum rombongan bertolak kembali ke Jakarta.

Pemimpin Spiritual Nusantara, Sri Eko Sriyanto Galgendu, memimpin langsung kegiatan ini. Di Semarang, rombongan disambut hangat oleh Dr. Kanjeng Widodo Pradopo Sejati di Pendopo Agung Gunung Jati.

Baca juga: Pentas Seni 'Merajoet Senja' Untuk Merawat Semangat Agar Tidak Menyerah

Dalam diskusi santai yang berlangsung hingga tengah malam, muncul beberapa poin menarik yang dibahas:

Sindir Gaya Politik: Sri Eko sempat berseloroh bahwa "Ilmu Blandong Kayu" milik Joko Widodo hanya bisa dikalahkan oleh keahlian seorang tukang masak.

Krisis Pemimpin: Diskusi juga menyoroti pentingnya Indonesia memiliki pemimpin yang punya sifat Satrio Penandito—pemimpin yang tegas seperti kesatria, namun juga bijaksana dan religius seperti seorang resi/ulama.

Baca juga: DePA-RI: Jangan Biarkan Viralitas Menjadi Pengadilan Media Sosial

Misi Dunia: Safari ini merupakan pemanasan sebelum GMRI meluncurkan "Kitab MA HA IS MA YA" pada September 2026, serta rencana keliling dunia pada 2027 untuk mengenalkan Indonesia sebagai pusat kesadaran spiritual global.

Obat Lelah Lewat Kuliner Lokal

Meski jadwal perjalanan sangat padat dan melelahkan, para tokoh spiritual ini mengaku langsung segar kembali berkat keanekaragaman kuliner tradisional sepanjang rute safari.

Baca juga: Wakapolresta Malang Kota Bekali Mahasiswa “Tameng Digital”, Waspadai Cybercrime, Pinjol Ilegal hingga Judol

Mereka sempat memanjakan lidah dengan menikmati gulai ayam dan garang asem khas Kudus, soto daging kerbau, nasi pindang, manisnya buah jambu Kadilangu, tahu petis Solo, hingga ditutup dengan seruputan Kopi Gunung Jati di Semarang. Rombongan akhirnya kembali ke Jakarta pada Kamis malam (13/8) dengan membawa misi perdamaian yang siap digemakan ke panggung dunia.

Editor : Redaksi

Peristiwa
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru